Pages

Senin, 11 Januari 2016

Monumen Nasional

Monumen Nasional atau Monas adalah monumen dengan tinggi 132 meter (433 kaki) yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda . Monas mulai dibangun pada bulan Agustus 1959. Keseluruhan bangunan Monas dirancang oleh para arsitek Indonesia yaitu Soedarsono, Frederich Silaban dan Ir. Rooseno. Pada tanggal 17 Agustus 1961, Monas diresmikan oleh Presiden Soekarno. Dan mulai dibuka untuk umum sejak tanggal 12 Juli 1975. Tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala. Monumen Nasional terletak tepat di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat.


UKURAN DAN ISI MONAS

Monas dibangun setinggi 132 meter dan berbentuk lingga yoni. Seluruh bangunan ini dilapisi oleh marmer.
  • Lidah Api
Di bagian puncak terdapat cawan yang di atasnya terdapat lidah api dari perunggu yang tingginya 17 meter dan diameter 6 meter dengan berat 14,5 ton. Lidah api ini dilapisi emas seberat 45 kg. Lidah api Monas terdiri atas 77 bagian yang disatukan.
  • Pelataran Puncak
Pelataran puncak luasnya 11x11 m. Untuk mencapai pelataran puncak, pengunjung bisa menggunakan lift dengan lama perjalanan sekitar 3 menit. Di sekeliling lift terdapat tangga darurat. Dari pelataran puncak Monas, pengunjung bisa melihat gedung-gedung pencakar langit di kota Jakarta. Bahkan jika udara cerah, pengunjung dapat melihat Gunung Salak di Jawa Barat maupun Laut Jawa dengan Kepulauan Seribu.
  • Pelataran Bawah
Pelataran bawah luasnya 45x45 m. Tinggi dari dasar Monas ke pelataran bawah yaitu 17 meter. Di bagian ini pengunjung dapat melihat Taman Monas yang merupakan hutan kota yang indah.
  • Museum Sejarah Perjuangan Nasional
Di bagian bawah Monas terdapat sebuah ruangan yang luas yaitu Museum Nasional. Tingginya yaitu 8 meter. Museum ini menampilkan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Luas dari museum ini adalah 80x80 m. Pada keempat sisi museum terdapat 12 diorama (jendela peragaan) yang menampilkan sejarah Indonesia dari jaman kerajaan-kerajaan nenek moyang Bangsa Indonesia hingga G30S PKI.


TRANSPORTASI

Dengan Pesawat
  1. Arahkan tujuan anda ke Bandara Soekarno – Hatta, Jakarta dari kota asal.
  2. Dari Bandara Soekarno – Hatta, gunakan kendaraan umum Bus Damri jurusan Bandara – Gambir.
  3. Kemudian turun di Monas/Gambir.

Dengan Kereta
  1. Gunakan Kereta Api atau Commuter Line dari kota asal anda, arahkan tujuan ke Stasiun Tanah Abang, Jakarta.
  2. Dari Stasiun Tanah Abang naik bus Kopaja 502 jurusan Tanah Abang – Kampung Melayu, kemudian turun di Tugu Tani.
  3. Dari Tugu Tani naik bus Kopaja 20 jurusan Lebak Bulus – Pasar Senen / Metromini jurusan Setiabudi – Pasar Senen dan turun di Monas/Gambir.


LOKASI

Alamat  : Monumen Nasional, Gambir, Kota Jakarta Pusat 10110


WAKTU KUNJUNGAN

Selasa – Jum’at:08.00 – 16.00
Sabtu – Minggu:08.00 – 17.00
Senin dan hari besar nasional:Tutup

TIKET MASUK

Pengunjung Perorangan
Dewasa:Rp. 5.000,-
Anak-anak:Rp. 3.000,-

Pengunjung Rombongan (minimum 20 orang)
Dewasa:Rp. 3.000,-
Anak-anak:Rp. 1.000,-
Wisatawan Mancanegara Rp 10.000,-

0 komentar:

Posting Komentar