Pages

Selasa, 15 Maret 2016

FTP, File Transfer Protocol


FTP adalah singkatan File Transfer Protocol. FTP adalah meroda memindahkan file dari satu komputer ke komputer lain melalui internet. Metoda ini dirancang sebagai suatu sarana untuk membatasi akses ke data publik. Pengguna yang menginginkan informasi terkait dengan perjalanan dari sumber publik dapat menggunakan FTP untuk koneksi ke nama pengguna (username) khusus dan alamat e-mailnya sebagai password untuk akses ke wilayah data publik.

Image from: http://www.pintarkomputer.com/wp-content/uploads/2014/08/PerbedaanWebsiteHTTPHTTPSdanFTP.jpg

Untuk memindahkan file dengan menggunakan FTP anonymous (FTP tanpa nama), Anda menggunakan perintah FTP untuk menyalin file-file komputer yang berisi beragam informasi, seperti perangkat lunak, dokumentasi, atau peta. FTP bukan hanya nama protokol, tetapi juga nama program yang dipanggil oleh pengguna untuk mengeksekusinya.

FTP anonymous, seperti halnya penggunaan Telnet untuk mengakses komputer jarak jauh di lokasi lain, juga memerlukan akses internet. namun, tidak seperti Telnet, FTP anonymous cukup banyak tersedia. Instilah anonymous digunakan karena sebagian besar individu yang akses ke mesin jarak0jauh tidak memiliki account sendiri namun menggunakan anonymous account pengguna generik. Siapapun dapat menjadi Internaut melalui perintah FTP.

Dalam kebanyakan kasus, apabila Anda melihat referensi ke file yang tersedia untuk FTP, di sana tertera nama host (hostname) dan nama path (pathname) komputer. Hostname menunjuk pada alamat internet komputer di mana Anda terkoneksi. Pathname adalah direktori dimana file yang Anda inginkan berada.

Banyak file-file online tersedia di lebih dari satu host. File-file RFC (Request For Comment), misalnya membentuk rangkaian dokumen yang menguraikan seluruh faset internet. Dokumen-dokumen ini sedemikian terkenalnya sehingga beberapa host bertindak sebagai tempat penyimpanannya. jadi, sewaktu dokumen-dokumen tersebut disebut, nama host jarang sekali diberikan. Untuk mengetahui cara mendapatkan RFC, kirim pesan ke rfcinfo@isi.edu dan dalam pesan itu ketik help:ways_to_get_rfcs. RFC tersedia baik lewat e-mail dan lewat FTP anonymous, maupun lewat berbagai Gopher.

Lalu karena sama-sama protokol, apa perbedaannya dengan HTTP dan HTTPS?

Protokol yang digunakan
Website HTTP
Website jenis ini menggunakan protocol Hypertext Transfer protocol yang disingkat HTTP, dimana protocol ini tergabung dalam lapisan Aplication pada OSI Layer. Protocol http bertugas untuk mengatur komunikasi antara program web browser dengan web server. Dengan kata lain HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara client dan server. Tidak dianjurkan melakukan transaksi di internet dan urusan perbankan, karena paket yang dikirim menggunakan protokol ini tidak terenkripsi, sehingga dianggap kurang aman.

Website HTTPS
Website jenis ini menggunakan protocol Hypertext Transfer Protocol Scure yang disingkat HTTPS, dimana protocol ini tergabung dalam lapisan Aplication pada OSI Layer.  Protokol HTTPS ini bisa dikatakan adalah versi amannya HTTP. Tugas dan fungsi sama seperti http, namun tingkat keamanan protokol HTTPS lebih menjanjikan komunikasi atau transaksi antara web browser dan web server menjadi lebih aman. Dengan protocol HTTPS transaksi antara browser dan webserver harus melalui proses registrasi, sign in, authentikasi dan enkripsi terhadap data atau pesan yang akan dikirim.

Website FTP
Website jenis ini menggunakan protocol File Transfer Protocol yang disingkat FTP, dimana protocol ini tergabung dalam lapisan Aplication pada OSI Layer. FTP bertugas untuk melayani proses transfer file antara dua buah mesin melalui jaringan yang memakain  Internet Protocol (IP). Sebuah komputer mengupload file ke sebuah FTP Server, dan kemudian file tersebut dapat di download oleh komputer lain.  Fungsinya hampir sama dengan HTTP, karena keduanya berfungsi untuk mentransfer data dari suatu server ke komputer Anda.

Port Number
Untuk sistem keamanan jaringan, mengetahui nomor port suatu protocol menjadi sangat penting. Jika kita mengetahui nomor port, maka kita bisa menentukan port mana yang harus dibuka dan ditutup untuk menjaga keamanan jaringan. Meski sama-sama menggunakan web browser, nomor port ketiga protokol ini berbeda-beda.
HTTP  port 80
HTTPS port 443
FTP port 21

Penggunaan Website
Website HTTP dan HTTPS dipakai untuk mengakses web server dan menampilkannya pada web browser sedangkan website FTP dipakai untuk kebutuhan transfer file dan sebuah file server ke pada klien dan juga sebaliknya. Web site ftp dipakai oleh web administrator untuk mengirimkan atau upload data konfigurasi atau content website ke web server.

Tampilan Website
Website HTTP dan HTTPS biasanya dibuat dengan tampilan yang menarik penuh dengan disain grafis yang bagus dan interaktif. Sedangkan website FTP tampilannya sederhana hanya berupa susunan file dan folder dalam sebuah direktori.


Source:
Wiharto, Niko Rahmadi. 2014. Perbedaan Antara Websites HTTP, HTTPS, dan FTP. Diambil dari: http://www.pintarkomputer.com/perbedaan-antara-website-http-https-dan/.
Suhartono, Richard. 2014. Pengertian, Fungsi dan Cara Kerja FTP. Diambil dari: http://net.itmaranatha.org/2014/06/pengertian-fungsi-dan-cara-kerja-ftp-file-transfer-protocol/

Brown, Kenyon, dan Savitha Varadan. 1996. Buku Saku Travel di Internet. Jakarta: PT. Gramedia.

0 komentar:

Posting Komentar